Total Tayangan Halaman

Senin, 18 November 2019

Wanita Sholehah Perhiasan Dunia

"Seindah-indahnya Perhiasan Dunia adalah wanita sholehah"

"Wanita adalah makhluk Allah yang istimewa, dia diciptakan dari tulang rusuk seorang pria".
=================================

"Wanita"

Written by
Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md
Mampang prapatan, Jakarta selatan
Wa: 085726985181, email: marwahqurotaayun@gmail.com

Kali ini dalam rubrik Gado gado Femina, saya akan mengangkat tema tentang perempuan atau wanita. Sesuai dengan nama Femina yang lebih mengedepankan pembahasan tentang wanita dan feminisme. Wanita yang berasal dari filosofi Jawa terdiri dari kata wani ditata, karena wanita diciptakan dari tulang rusuk pria, sesuai kodratnya seorang wanita menjadi sosok yang dipimpin oleh laki-laki. Akan tetapi di jaman modern atau lebih kerennya di jaman now emansipasi wanita telah sejajar keberadaannya dengan laki-laki. Emansipasi wanita yang telah diperjuangkan oleh R.A. Kartini, mengangkat derajad para wanita untuk menyetarakan kedudukannya dengan laki-laki. Para wanita modern mendapatkan kebebasan hak yang sama terhadap laki-laki untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Sehingga pada jaman modern ini banyak terlahir wanita cerdas dan mandiri. Bahkan tak sedikit wanita di jaman modern ini yang menunda pernikahannya demi mengejar pendidikan yang tinggi dan karir. Karena mereka berfikir bahwa wanita yang cerdas dan mandiri akan lebih mudah mendapatkan pasangan atau pendamping hidup. Berbeda dengan wanita yang tidak berpendidikan, mungkin mereka kurang mendapat tempat di hati para pria. Idealisme pria memilih pasangan wanita yang cerdas, berakhlak baik dan berbudi pekerti karena disitulah letak kecantikan sejati seorang wanita. Tak menutup kemungkinan wanita yang cerdas dan berpendidikan tinggi juga berakhlak baik akan lebih mendapat tempat dihati para pria ketimbang seorang wanita yang berparas cantik secara fisik saja. Kecantikan seorang wanita tak sekedar pada fisik semata dan pakaian yang menghiasinya, akan tetapi lebih dari kecantikan yang terpancar dari dalam hati yaitu innerbeauty. Kecantikan secara fisik seiring waktu akan memudar, tetapi kecantikan yang terpancar dari dalam hati akan berkekalan hingga di usia senjanya. Bahkan seorang wanita yang sudah menjadi nenek-nenek pun masih akan memancarkan sisa-sisa kecantikannya di waktu mudanya karena innerbeauty. Wanita yang cantik dari dalam hatinya ibarat permata atau mutiara yang sangat berharga. Permata atau mutiara yang mahal dan terjaga kemurniannya, tak mudah tersentuh oleh orang lain kecuali si pemilik mutiara tersebut.
Wanita merupakan makhluk Allah yang istimewa, dia lemah lembut tapi kuat, yang karenanya dunia bisa hancur. Bila seorang anak terlahir dari seorang wanita yang cantik berakhlak baik maka akan baik pula dunia ini, akan tetapi jika seorang anak terlahir dari seorang wanita yang terlahir dari seorang wanita yang cantik secara fisik saja akan tetapi akhlaknya tidak baik maka hancurlah dunia ini. Seorang wanita sejati yang cantik dari hati dan berakhlak baik berandil besar pada dunia, terutama terhadap pendidikan anak-anaknya. Karena seorang wanita yang berstatus ibu adalah majelis pertama bagi anaknya sebelum mendapatkan pendidikan formal disekolah. Bahkan tak jarang para pria lebih membebankan pendidikan anaknya kepada seorang wanita, jika pendidikan anak kurang baik seorang bapak akan menyalahkan ibunya. Dalam rumah tangga sering terjadinya egosentrisme seorang pria yang mereka pikir tugas seorang laki-laki hanyalah mencari nafkah dan memimpin keluarga. Sehingga tak jarang pula terjadi ketidakadilan dan kurang harmonisnya hubungan dalam rumah tangga. Seorang laki-laki yang hanya memikirkan pekerjaan dikantornya tanpa peduli dengan pendidikan anaknya juga urusan pekerjaan rumah tangga lainnya, yang terpenting sudah memberi nafkah yang cukup untuk keluarga. Tak peduli seorang wanita yang bekerja dari mata terbuka hingga mata terpejam lagi, dari mengurus anak, memasak, mencuci pakaian, membereskan rumah. Itupun terkadang masih tidak dipercaya jika uang belanja yang diberikan suami kurang, padahal sudah seharian bekerja tanpa mengenal lelah dan letih, kaki buat tangan dan sebaliknya tangan buat kaki. Dalam waktu bersamaan wanita bisa mengerjakan beberapa pekerjaan rumah sambil mengasuh anaknya dengan kedua tangannyaNext
Berbeda dengan wanita modern dan berpendidikan tinggi, mereka akan menggunakan jasa asisten rumah tangga untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan mengasuh anak. Wanita modern dan berpendidikan tinggi lebih memilih bekerja atau berkarir ketimbang hanya sebagai ibu rumah tangga yang jam kerjanya tidak jelas dan terkadang tak mendapatkan gaji atau upah overtime. Wanita yang berkarir sekaligus ibu rumah tangga akan menggunakan waktunya seefektif mungkin demi kelancaran dalam menyelesaikan pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah yang di bantu oleh asisten rumah tangga. Wanita karir lebih cerdas menggunakan waktunya seefektif mungkin dan lebih memilih mengeluarkan sedikit uang untuk membayar baby sister atau asisten rumah tangga asalkan semua pekerjaan beres. Akan tetapi seorang wanita yang sudah berumah tangga tak boleh melupakan kodratnya sebagai wanita. Meskipun seorang wanita yang berkarir dan mempunyai kedudukan tinggi tetaplah harus dapat menyeimbangkan dalam urusan rumah tangga, yaitu harus mampu menjadi ibu rumah tangga yang baik bagi suami dan anak-anaknya. Karena seindah-indahnya perhiasan dunia adalah wanita sholehah yang taat dan patuh terhadap suami, yang mampu menjaga kehormatannya saat suami tak ada dirumah maupun saat diluar rumah tanpa suami disampingnya. Karena kecantikan seorang wanita dihadapan Allah adalah perhiasan dunia yang lebih berharga dan lebih indah dari semua perhiasan yang ada di dunia ini. Semoga ulasan tentang wanita dirubrik Gado gado ini bermanfaat dan jadi pembelajaran bagi kita semua para wanita.

Written by
Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md
Mampang prapatan, Jakarta selatan
Wa: 085726985181, email: marwahqurotaayun@gmail.com
#uuhakcipta#blogger
#marwah#marwahqu
#marwahqurotaayun
#marwantimarwahqurotaayun
#scriptwriter#songwriter#bookwriter
@marwah_qurotaayun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar