TUGAS MATA
KULIAH PENDIDIKAN AGAMA
“AGAMA”
D
III BAHASA INGGRIS & SINEMATOGRAFI TAHUN AJARAN 2014/2015
ABA SINEMA
YOGYAKARTA
|
“AGAMA”
Agama adalah suatu kepercayaan atau
suatu keyakinan yang dianut oleh seseorang, dan manusia mengaplikasikannya
dalam bentuk ibadah. Seseorang beragama, dengan kata lain seseorang tersebut
meyakini dan percaya bahwa Tuhan itu ada, dan merefleksikannya dengan berdoa.
Kita yakin dan percaya bahwa semua yang ada di langit dan di bumi pasti ada
yang menciptakannya, yaitu Alloh. Kholiq yang artinya sang Maha pencipta alam
semesta ini beserta isinya, mencakup bumi dan langit yang tak terhingga
luasnya, yang tak dapat dijangkau oleh logika manusia.

Foto oleh: Qoid & Thomas
“Mahasuci Alloh yang menjadikan di langit gugusan
bintang-bintang dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang
bersinar” (QS.Al-Furqan 25:61)
Kita dapat menikmati indahnya alam
semesta ini karena Alloh, indahnya matahari terbit dari timur dan perlahan bumi
berputar sehingga tampaklah matahari seutuhnya yang menyinari seluruh alam
semesta ini sehingga terciptalah siang hari. Dan terus berlanjut bumi berputar
hingga matahari terbenam, dan hari pun mulai gelap sehingga terciptalah malam
hari. Bumi terus berputar sehingga terciptalah siang dan malam, berganti hari.
Detik demi detik terus berjalan sehingga terjadi pergantian waktu, hari menjadi
minggu,terus berjalan menjadi bulan, dan terus berjalan menjadi tahun, tahun
menjadi abad dan seterusnya. Semua itu terjadi pasti ada yang menciptakan, dan
semua yang terjadi di seluruh alam ini tidak terlepas adanya peran Tuhan.
Setiap orang mempunyai kepercayaan
dan keyakinan masing-masing, memeluk agama adalah hak asasi setiap orang. Dan
Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, tiada Tuhan selain Alloh, dengan
mengucap kalimat syahadat “Asyhadu alla illaha illalloh, wa asyhadu anna
Muhammadarosululloh” mengucap dengan bersungguh-sungguh dan meyakini di dalam
hati serta menjaga tauhid kepada Alloh swt.
“Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha
Pengasih, Maha Penyayang
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Alloh,
Yang Maha Esa.
Alloh tempat
meminta segala sesuatu
Alloh tidak
beranak dan tidak pula diperanakkan
Dan tidak
ada sesuatu yang setara dengan Dia”.
( Al-Qur’an
Surat Al-Ikhlas 112: ayat 1 sampai dengan 4).
Islam mengajarkan kedisiplinan dengan
kewajiban melaksanakan sholat 5 waktu, jika kita bisa memahami bahwa
sesungguhnya Islam itu indah, Islam itu tertib, Islam itu disiplin tapi lembut.
Alloh Maha pemurah, karena dengan karunia-Nya kita bisa hidup dan di beri
kenikmatan, seperti nikmat sehat sehingga kita bisa menjalankan segala
aktifitas, dan kita mesti mensyukurinya, jadilah manusia yang pandai mensyukuri
nikmat Alloh sekecil apapun itu,karena Alloh Maha Kaya dan Alloh adalah tempat
kita berdoa dan meminta. Alloh Maha Pengasih dan Penyayang, Alloh menyayangi
semua makhluk ciptaan-Nya, maka Alloh memberikan cobaan serta ujian hidup
sebagai proses pendewasaan diri setiap umat-Nya, Dan Alloh Maha Pengampun
kepada setiap hamba-Nya yang bertobat. Kekayaan yang hakiki bukan terletak pada
banyaknya harta yang dimiliki akan tetapi kekayaan hati itulah yang
sesungguhnya.
Alloh tempat kita bersandar, jangan
pernah bersandar kepada manusia karena Alloh Maha Kuasa, dan jangan pernah
menyekutukan Alloh dengan siapapun dan apapun. Manusia di ciptakan di dunia
oleh Alloh untuk bersujud dan beribadah
mencari ridho Alloh swt. Dan orang yang baik adalah orang yang dapat memberi
manfaat bagi orang lain dan bisa memberi contoh kebaikan kepada orang lain,
menjadi suri tauladan. Dan sebai-baik orang muslim adalah orang yang mau
mempelajari Al-Qur’an serta mengajarkannya kepada orang lain. Kita bisa
mempelajari Al-Qur’an dimana saja, disuatu lembaga pendidikan atau di
masjid-masjid, atau belajar kepada seorang ustad ataupun ustadzah, belajar itu
bisa dimanapun dan kapanpun, tak terbatas oleh ruang dan waktu.
Masjid adalah tempat ibadah bagi umat
islam, dan ibadah tersebut bermacam-macam bentuknya. Ibadah yang dilakukan di
masjid biasanya sholat lima waktu yaitu Isya’, Subuh, Dzuhur, Ashar, dan
Maghrib. Selain mengerjakan sholat lima waktu bisa juga melakukan ibadah yang
lainnya seperti tadarus membaca Al-Qur’an sebagai kitab suci agama Islam, bisa juga
I’tikaf yaitu berdiam diri di dalam masjid dan berdoa, dalam hatinya fokus
hanya mengingat Alloh, atau bisa juga mendengarkan tausiah atau ceramah seorang
ustad atau yang biasa disebut dengan pengajian. Dengan mengikuti pengajian atau
mendengarkan tausiah kita akan mendapat banyak ilmu pengetahuan, dan belajar
itu tidak ada batasan ruang dan waktu, siapapun boleh belajar, kapanpun dan di
manapun. Terlebih mempelajari ilmu agama sangat penting, karena agama yang akan
menyelamatkan kita. Dengan beragama kita akan selalu mendapat petunjuk yang
benar untuk menjalani hidup. Masjid juga biasa disebut rumah Alloh, dimana
tempat kita untuk bertemu dengan Alloh, beribadah dan berdoa.
Seorang muslim wajib mengucapkan
kalimat syahadat “ Assyhadu alla illaha Ilalloh, wa asyhadu anna
Muhammadarosululloh “ yang artinya “ Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain
Alloh, dan saya bersaksi dengan sepenuh hati bahwa Nabi Muhammad adalah Rosul
utusan Alloh swt.
Adapun rukun Islam ada 5 yaitu:
1.Membaca syahadat,
seseorang yang ingin memeluk agama Islam diwajibkan membaca kalimat syahadat, “Asyhadu alla Illaha
Illalloh, wa asyhadu anna Muhammadarosululloh”.
2.Sholat, seseorang
yang telah memeluk agama islam disebut seorang muslim dan wajib mengerjakan
ibadah sholat 5 waktu yaitu sholat Isya’, Subuh, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib.
3.Puasa, seorang
muslim setiap bulan Ramadhan di wajibkan untuk melaksanakan ibadah pusa sebulan
lamanya.
4.Zakat,
Seorang muslim yang mampu diwajibkan membayar zakat untuk membersihkan
hartanya, karena sebagian dari harta kita bukan hak kita melainkan hak para
fakir miskin ( akan tetapi seorang muslim yang miskin tidak diperbolehkan
mengemis atau meminta-minta terus-menerus, karena agama Islam tidak mengajarkan
mengemis).
5.Haji,
Ibadah haji diwajibkan bagi seorang muslim yang mampu, mampu melaksanakan
ibadah haji, dalam arti seseorang yang materinya mencukupi untuk memenuhi
kebutuhan hidup dan mempunyai harta yang lebih atau cukup untuk melaksanakan
ibadah haji.
Dan adapun rukun Iman ada 6 yaitu sebagai berikut:
1.Percaya adanya Alloh
2.Iman kepada kitab Alloh yaitu Al-Qur’an
3.Iman kepada Malaikat
4.Iman kepada Rosul-rosul Alloh
5.Iman atau pecaya adanya hari kiamat
6.Iman kepada Qodhlo dan Qodar ( percaya pada takdir atau
ketentuan Alloh)
Tahapan kehidupan manusia sebelum diciptakan ke dunia dan
akhirnya kembali pada Alloh lagi, sebagai berikut:
*Alam arwah
Sebelum manusia diciptakan ke dunia,
Alloh melakukan perjanjian ruh bahwa manusia diciptakan kedunia untuk bersujud
dan beribadah, saat itu pula takdir manusia telah tertulis di Lauhmahfudz. “
*Alam rahim
Sebelum kita terlahir di dunia, kita
berada didalam rahim seorang ibu, dimana tempat bertemunya sel telur dengan sel
sperma dan tumbuh menjadi janin, setelah usia kandungan kurang lebih empat
bulan dimana ruh ditiupkan ke dalam rahim seorang ibu, dan tumbuh menjadi
seorang bayi.Itulah salah satu bukti kekuasaan Alloh yang Maha Ghaib, dan kita
wajib untuk mempercayainya meski jika dinalar dengan logika kita tidak akan
pernah sampai. Setelah usia kandungan berusia kurang lebih sembilan bulan
sepuluh hari, seorang bayi terlahir ke dunia dengan suara tangisan yang keras.
Tangisan bayi tersebut karena dia takut dengan konsekwensi perjanjian ruh
sebelum diciptakan ke dunia, karena di dunia dia akan menghadapi berbagai ujian
dan cobaan yang dirasa sangat berat, dan dia takut tidak bisa melalui kehidupan
di dunia dengan sukses hingga kembali lagi kepada Alloh dalam keadaan suci
seperti saat terlahir di dunia, yang belum mempunyai dosa.
*Alam dunia
Kehidupan di dunia yang paling berat,
karena semua amal kebaikan dan amal keburukan yang akan menentukan dimana
tempat kehidupan kita selanjutnya. Apakah di neraka ataukah di surga Alloh yang
telah di janjikan oleh Alloh jika dia bertakwa dan taat beribadah, sanggup
menjalankan perintah-perintah Alloh dan sanggup menjauhi larangan-larangan
Alloh. Di dunia manusia akan mengalami segala cobaan dan godaan syetan yang
sama-sama makhluk ciptaan Alloh. Syetan adalah makhluk yang sombong karena
diperintahkan untuk bersujud kepada Alloh tidak mau, dan menganggap derajadnya
lebih tinggi dari manusia, dan syetan selalu menggoda manusia agar tersesat dan
tidak taat dan bertakwa kepada Alloh, syetan selalu menggoda manusia untuk
mencari teman sebanyak-banyaknya untuk menemaninya di neraka, karena syetan
akan berada dineraka kekal abadi.
“Dan (ingatlah), ketika kami
berfirman kepada malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam”,lalu mereka
bersujud, kecuali iblis. Ia (iblis) berkata,”Apakah aku harus bersujud kepada
orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”. Ia(Iblis) berkata,”Terangkanlah
kepadaku,inikah yang lebih Engkau muliakan dari pada aku? Sekiranya Engkau
memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan
keturunannya, kecuali sebagian kecil. (QS.Al-Qur’an, Al-Isra’ 17:61-62)
Maka manusia tidak boleh lengah dalam
menjalani kehidupan di dunia agar nanti bisa kembali lagi di sisi Alloh, yaitu
di surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai dengan air yang jernih. Untuk
mendapat ridho Alloh manusia harus taat dan bertaqwa, menjalani kehidupan di
dunia sesuai petunjuk Alloh, Al-Qur’an
adalah pedoman dan petunjuk hidup yang benar bagi manusia yang beriman dan
bertaqwa kepada Alloh, karena Al-Qur’an yang akan memberi safaat pada umat yang
mengamalkannya.
“ Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
*Segala puji bagi Alloh, Tuhan
seluruh alam
*Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
*Pemilik hari Pembalasan ( Yaumiddin
, hari waktu manusia menerima pembalasan
Amalnya, baik atau buruk.Disebut juga
yaumul qiyamah, yaumul hisab)
*Hanya kepada Engkaulah kami
menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami
Mohon pertolongan.
*Tunjukilah kami jalan yang lurus
(jalan hidup yang benar, yang dapat membuat
hidup bahagia di dunia dan di
akhirat).
*(yaitu jalan orang-orang yang telah
Engkau beri nikmat kepadanya, bukan jalan
Mereka yang dimurkai, dan bukan (pula
jalan) mereka yang sesat.
(mereka yang dimurkai, adalah mereka
yang menentang ajaran Islam, mereka yang
Sesat adalah mereka yang sengaja
mengambil jalan lain selain ajaran Islam).
(QS,Al-Qur’an. Al-Fatihah 1:1-7)
*Alam kubur
Setelah mengalami hidup di dunia,
semua manusia pasti menglami sakaratul maut yaitu terpisahnya ruh atau jiwa
dari raganya/ jasadnya. Jasad orang yang telah meninggal dunia dikubur,
disinilah tempat peristirahatan sementara
atau tempat menunggu saat dibangkitkannya kembali di hari Kiamat.
Keadaan jasad manusia tentu tidak sama tergantung dengan amal perbuatannya
selama hidup di dunia. Jika selama hidupnya di dunia banyak melakukan dosa
tentu akan mendapatkan siksa, dan jika ketika selama hidupnya di dunia banyak
melakukan amal kebaikan, serta taat beribadah, dan taat pada perintah-perintah
Alloh serta sanggup menjauhi segala larangan Alloh maka surga telah menantinya
di akhirat nanti.
Jika selama hidupnya rajin mengaji ikhlas
Lillahita’alla hanya ingin mendapat ridho Alloh semata Insyaalloh Al-Qur’an
akan selalu menemani di alam kuburnya yang sepi, sunyi senyap, dan akan menjadi
penerang dalam gegelapannya.Apa yang akan dialami di alam kubur ditentukan oleh
kehidupannya di dunia.
*Alam barzah atau akhirat
Setelah mengalami kehidupan di alam
kubur,dan seluruh kehidupan di dunia telah binasah karena terjadi kiamat, maka
pada hari itu pula semua manusia dibangkitkan kembali di Padang Mahsyar. Di
situ semua manusia akan di hisab amal kebaikan dan amal keburukannya selama
hidup di dunia, dan akan menerima catatan amalnya sesuai dengan kehidupannya di
dunia pula.
Akhirat adalah kehidupan yang
sesungguhnya, di akhirat itulah kehidupan yang kekal abadi, karena kehidupan di
dunia hanya bersifat fana / sementara. Semoga karya tulis ini bisa menjadi
renungan bagi kita semua makhluk ciptaan Alloh agar lebih berhati-hati dalam
menjalani kehidupan di dunia yang hanya sementara. Anggap saja kehidupan kita
di dunia ini sedang mencari tiket ke surga, wallohu alam bisawab. Jazakillah
khoiron katsiron.
Subhanakallohumma wabihamdika
Asyhadu alla illaha illa anta
Astaghfiruka waatubu ilaik.
TUGAS MATA
KULIAH PENDIDIKAN AGAMA
“AGAMA”
D
III BAHASA INGGRIS & SINEMATOGRAFI TAHUN AJARAN 2014/2015
ABA SINEMA
YOGYAKARTA
|
“AGAMA”
Agama adalah suatu kepercayaan atau
suatu keyakinan yang dianut oleh seseorang, dan manusia mengaplikasikannya
dalam bentuk ibadah. Seseorang beragama, dengan kata lain seseorang tersebut
meyakini dan percaya bahwa Tuhan itu ada, dan merefleksikannya dengan berdoa.
Kita yakin dan percaya bahwa semua yang ada di langit dan di bumi pasti ada
yang menciptakannya, yaitu Alloh. Kholiq yang artinya sang Maha pencipta alam
semesta ini beserta isinya, mencakup bumi dan langit yang tak terhingga
luasnya, yang tak dapat dijangkau oleh logika manusia.

Foto oleh: Qoid & Thomas
“Mahasuci Alloh yang menjadikan di langit gugusan
bintang-bintang dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang
bersinar” (QS.Al-Furqan 25:61)
Kita dapat menikmati indahnya alam
semesta ini karena Alloh, indahnya matahari terbit dari timur dan perlahan bumi
berputar sehingga tampaklah matahari seutuhnya yang menyinari seluruh alam
semesta ini sehingga terciptalah siang hari. Dan terus berlanjut bumi berputar
hingga matahari terbenam, dan hari pun mulai gelap sehingga terciptalah malam
hari. Bumi terus berputar sehingga terciptalah siang dan malam, berganti hari.
Detik demi detik terus berjalan sehingga terjadi pergantian waktu, hari menjadi
minggu,terus berjalan menjadi bulan, dan terus berjalan menjadi tahun, tahun
menjadi abad dan seterusnya. Semua itu terjadi pasti ada yang menciptakan, dan
semua yang terjadi di seluruh alam ini tidak terlepas adanya peran Tuhan.
Setiap orang mempunyai kepercayaan
dan keyakinan masing-masing, memeluk agama adalah hak asasi setiap orang. Dan
Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, tiada Tuhan selain Alloh, dengan
mengucap kalimat syahadat “Asyhadu alla illaha illalloh, wa asyhadu anna
Muhammadarosululloh” mengucap dengan bersungguh-sungguh dan meyakini di dalam
hati serta menjaga tauhid kepada Alloh swt.
“Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha
Pengasih, Maha Penyayang
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Alloh,
Yang Maha Esa.
Alloh tempat
meminta segala sesuatu
Alloh tidak
beranak dan tidak pula diperanakkan
Dan tidak
ada sesuatu yang setara dengan Dia”.
( Al-Qur’an
Surat Al-Ikhlas 112: ayat 1 sampai dengan 4).
Islam mengajarkan kedisiplinan dengan
kewajiban melaksanakan sholat 5 waktu, jika kita bisa memahami bahwa
sesungguhnya Islam itu indah, Islam itu tertib, Islam itu disiplin tapi lembut.
Alloh Maha pemurah, karena dengan karunia-Nya kita bisa hidup dan di beri
kenikmatan, seperti nikmat sehat sehingga kita bisa menjalankan segala
aktifitas, dan kita mesti mensyukurinya, jadilah manusia yang pandai mensyukuri
nikmat Alloh sekecil apapun itu,karena Alloh Maha Kaya dan Alloh adalah tempat
kita berdoa dan meminta. Alloh Maha Pengasih dan Penyayang, Alloh menyayangi
semua makhluk ciptaan-Nya, maka Alloh memberikan cobaan serta ujian hidup
sebagai proses pendewasaan diri setiap umat-Nya, Dan Alloh Maha Pengampun
kepada setiap hamba-Nya yang bertobat. Kekayaan yang hakiki bukan terletak pada
banyaknya harta yang dimiliki akan tetapi kekayaan hati itulah yang
sesungguhnya.
Alloh tempat kita bersandar, jangan
pernah bersandar kepada manusia karena Alloh Maha Kuasa, dan jangan pernah
menyekutukan Alloh dengan siapapun dan apapun. Manusia di ciptakan di dunia
oleh Alloh untuk bersujud dan beribadah
mencari ridho Alloh swt. Dan orang yang baik adalah orang yang dapat memberi
manfaat bagi orang lain dan bisa memberi contoh kebaikan kepada orang lain,
menjadi suri tauladan. Dan sebai-baik orang muslim adalah orang yang mau
mempelajari Al-Qur’an serta mengajarkannya kepada orang lain. Kita bisa
mempelajari Al-Qur’an dimana saja, disuatu lembaga pendidikan atau di
masjid-masjid, atau belajar kepada seorang ustad ataupun ustadzah, belajar itu
bisa dimanapun dan kapanpun, tak terbatas oleh ruang dan waktu.
Masjid adalah tempat ibadah bagi umat
islam, dan ibadah tersebut bermacam-macam bentuknya. Ibadah yang dilakukan di
masjid biasanya sholat lima waktu yaitu Isya’, Subuh, Dzuhur, Ashar, dan
Maghrib. Selain mengerjakan sholat lima waktu bisa juga melakukan ibadah yang
lainnya seperti tadarus membaca Al-Qur’an sebagai kitab suci agama Islam, bisa juga
I’tikaf yaitu berdiam diri di dalam masjid dan berdoa, dalam hatinya fokus
hanya mengingat Alloh, atau bisa juga mendengarkan tausiah atau ceramah seorang
ustad atau yang biasa disebut dengan pengajian. Dengan mengikuti pengajian atau
mendengarkan tausiah kita akan mendapat banyak ilmu pengetahuan, dan belajar
itu tidak ada batasan ruang dan waktu, siapapun boleh belajar, kapanpun dan di
manapun. Terlebih mempelajari ilmu agama sangat penting, karena agama yang akan
menyelamatkan kita. Dengan beragama kita akan selalu mendapat petunjuk yang
benar untuk menjalani hidup. Masjid juga biasa disebut rumah Alloh, dimana
tempat kita untuk bertemu dengan Alloh, beribadah dan berdoa.
Seorang muslim wajib mengucapkan
kalimat syahadat “ Assyhadu alla illaha Ilalloh, wa asyhadu anna
Muhammadarosululloh “ yang artinya “ Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain
Alloh, dan saya bersaksi dengan sepenuh hati bahwa Nabi Muhammad adalah Rosul
utusan Alloh swt.
Adapun rukun Islam ada 5 yaitu:
1.Membaca syahadat,
seseorang yang ingin memeluk agama Islam diwajibkan membaca kalimat syahadat, “Asyhadu alla Illaha
Illalloh, wa asyhadu anna Muhammadarosululloh”.
2.Sholat, seseorang
yang telah memeluk agama islam disebut seorang muslim dan wajib mengerjakan
ibadah sholat 5 waktu yaitu sholat Isya’, Subuh, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib.
3.Puasa, seorang
muslim setiap bulan Ramadhan di wajibkan untuk melaksanakan ibadah pusa sebulan
lamanya.
4.Zakat,
Seorang muslim yang mampu diwajibkan membayar zakat untuk membersihkan
hartanya, karena sebagian dari harta kita bukan hak kita melainkan hak para
fakir miskin ( akan tetapi seorang muslim yang miskin tidak diperbolehkan
mengemis atau meminta-minta terus-menerus, karena agama Islam tidak mengajarkan
mengemis).
5.Haji,
Ibadah haji diwajibkan bagi seorang muslim yang mampu, mampu melaksanakan
ibadah haji, dalam arti seseorang yang materinya mencukupi untuk memenuhi
kebutuhan hidup dan mempunyai harta yang lebih atau cukup untuk melaksanakan
ibadah haji.
Dan adapun rukun Iman ada 6 yaitu sebagai berikut:
1.Percaya adanya Alloh
2.Iman kepada kitab Alloh yaitu Al-Qur’an
3.Iman kepada Malaikat
4.Iman kepada Rosul-rosul Alloh
5.Iman atau pecaya adanya hari kiamat
6.Iman kepada Qodhlo dan Qodar ( percaya pada takdir atau
ketentuan Alloh)
Tahapan kehidupan manusia sebelum diciptakan ke dunia dan
akhirnya kembali pada Alloh lagi, sebagai berikut:
*Alam arwah
Sebelum manusia diciptakan ke dunia,
Alloh melakukan perjanjian ruh bahwa manusia diciptakan kedunia untuk bersujud
dan beribadah, saat itu pula takdir manusia telah tertulis di Lauhmahfudz. “
*Alam rahim
Sebelum kita terlahir di dunia, kita
berada didalam rahim seorang ibu, dimana tempat bertemunya sel telur dengan sel
sperma dan tumbuh menjadi janin, setelah usia kandungan kurang lebih empat
bulan dimana ruh ditiupkan ke dalam rahim seorang ibu, dan tumbuh menjadi
seorang bayi.Itulah salah satu bukti kekuasaan Alloh yang Maha Ghaib, dan kita
wajib untuk mempercayainya meski jika dinalar dengan logika kita tidak akan
pernah sampai. Setelah usia kandungan berusia kurang lebih sembilan bulan
sepuluh hari, seorang bayi terlahir ke dunia dengan suara tangisan yang keras.
Tangisan bayi tersebut karena dia takut dengan konsekwensi perjanjian ruh
sebelum diciptakan ke dunia, karena di dunia dia akan menghadapi berbagai ujian
dan cobaan yang dirasa sangat berat, dan dia takut tidak bisa melalui kehidupan
di dunia dengan sukses hingga kembali lagi kepada Alloh dalam keadaan suci
seperti saat terlahir di dunia, yang belum mempunyai dosa.
*Alam dunia
Kehidupan di dunia yang paling berat,
karena semua amal kebaikan dan amal keburukan yang akan menentukan dimana
tempat kehidupan kita selanjutnya. Apakah di neraka ataukah di surga Alloh yang
telah di janjikan oleh Alloh jika dia bertakwa dan taat beribadah, sanggup
menjalankan perintah-perintah Alloh dan sanggup menjauhi larangan-larangan
Alloh. Di dunia manusia akan mengalami segala cobaan dan godaan syetan yang
sama-sama makhluk ciptaan Alloh. Syetan adalah makhluk yang sombong karena
diperintahkan untuk bersujud kepada Alloh tidak mau, dan menganggap derajadnya
lebih tinggi dari manusia, dan syetan selalu menggoda manusia agar tersesat dan
tidak taat dan bertakwa kepada Alloh, syetan selalu menggoda manusia untuk
mencari teman sebanyak-banyaknya untuk menemaninya di neraka, karena syetan
akan berada dineraka kekal abadi.
“Dan (ingatlah), ketika kami
berfirman kepada malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam”,lalu mereka
bersujud, kecuali iblis. Ia (iblis) berkata,”Apakah aku harus bersujud kepada
orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”. Ia(Iblis) berkata,”Terangkanlah
kepadaku,inikah yang lebih Engkau muliakan dari pada aku? Sekiranya Engkau
memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan
keturunannya, kecuali sebagian kecil. (QS.Al-Qur’an, Al-Isra’ 17:61-62)
Maka manusia tidak boleh lengah dalam
menjalani kehidupan di dunia agar nanti bisa kembali lagi di sisi Alloh, yaitu
di surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai dengan air yang jernih. Untuk
mendapat ridho Alloh manusia harus taat dan bertaqwa, menjalani kehidupan di
dunia sesuai petunjuk Alloh, Al-Qur’an
adalah pedoman dan petunjuk hidup yang benar bagi manusia yang beriman dan
bertaqwa kepada Alloh, karena Al-Qur’an yang akan memberi safaat pada umat yang
mengamalkannya.
“ Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
*Segala puji bagi Alloh, Tuhan
seluruh alam
*Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
*Pemilik hari Pembalasan ( Yaumiddin
, hari waktu manusia menerima pembalasan
Amalnya, baik atau buruk.Disebut juga
yaumul qiyamah, yaumul hisab)
*Hanya kepada Engkaulah kami
menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami
Mohon pertolongan.
*Tunjukilah kami jalan yang lurus
(jalan hidup yang benar, yang dapat membuat
hidup bahagia di dunia dan di
akhirat).
*(yaitu jalan orang-orang yang telah
Engkau beri nikmat kepadanya, bukan jalan
Mereka yang dimurkai, dan bukan (pula
jalan) mereka yang sesat.
(mereka yang dimurkai, adalah mereka
yang menentang ajaran Islam, mereka yang
Sesat adalah mereka yang sengaja
mengambil jalan lain selain ajaran Islam).
(QS,Al-Qur’an. Al-Fatihah 1:1-7)
*Alam kubur
Setelah mengalami hidup di dunia,
semua manusia pasti menglami sakaratul maut yaitu terpisahnya ruh atau jiwa
dari raganya/ jasadnya. Jasad orang yang telah meninggal dunia dikubur,
disinilah tempat peristirahatan sementara
atau tempat menunggu saat dibangkitkannya kembali di hari Kiamat.
Keadaan jasad manusia tentu tidak sama tergantung dengan amal perbuatannya
selama hidup di dunia. Jika selama hidupnya di dunia banyak melakukan dosa
tentu akan mendapatkan siksa, dan jika ketika selama hidupnya di dunia banyak
melakukan amal kebaikan, serta taat beribadah, dan taat pada perintah-perintah
Alloh serta sanggup menjauhi segala larangan Alloh maka surga telah menantinya
di akhirat nanti.
Jika selama hidupnya rajin mengaji ikhlas
Lillahita’alla hanya ingin mendapat ridho Alloh semata Insyaalloh Al-Qur’an
akan selalu menemani di alam kuburnya yang sepi, sunyi senyap, dan akan menjadi
penerang dalam gegelapannya.Apa yang akan dialami di alam kubur ditentukan oleh
kehidupannya di dunia.
*Alam barzah atau akhirat
Setelah mengalami kehidupan di alam
kubur,dan seluruh kehidupan di dunia telah binasah karena terjadi kiamat, maka
pada hari itu pula semua manusia dibangkitkan kembali di Padang Mahsyar. Di
situ semua manusia akan di hisab amal kebaikan dan amal keburukannya selama
hidup di dunia, dan akan menerima catatan amalnya sesuai dengan kehidupannya di
dunia pula.
Akhirat adalah kehidupan yang
sesungguhnya, di akhirat itulah kehidupan yang kekal abadi, karena kehidupan di
dunia hanya bersifat fana / sementara. Semoga karya tulis ini bisa menjadi
renungan bagi kita semua makhluk ciptaan Alloh agar lebih berhati-hati dalam
menjalani kehidupan di dunia yang hanya sementara. Anggap saja kehidupan kita
di dunia ini sedang mencari tiket ke surga, wallohu alam bisawab. Jazakillah
khoiron katsiron.
Subhanakallohumma wabihamdika
Asyhadu alla illaha illa anta
Astaghfiruka waatubu ilaik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar