Total Tayangan Halaman

Senin, 01 Desember 2014

AGAMA SEBAGAI PETUNJUK HIDUP




TUGAS MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA
“AGAMA”
                       


D III BAHASA INGGRIS & SINEMATOGRAFI TAHUN AJARAN 2014/2015

ABA SINEMA YOGYAKARTA





“AGAMA”

Agama adalah suatu kepercayaan atau suatu keyakinan yang dianut oleh seseorang, dan manusia mengaplikasikannya dalam bentuk ibadah. Seseorang beragama, dengan kata lain seseorang tersebut meyakini dan percaya bahwa Tuhan itu ada, dan merefleksikannya dengan berdoa. Kita yakin dan percaya bahwa semua yang ada di langit dan di bumi pasti ada yang menciptakannya, yaitu Alloh. Kholiq yang artinya sang Maha pencipta alam semesta ini beserta isinya, mencakup bumi dan langit yang tak terhingga luasnya, yang tak dapat dijangkau oleh logika manusia.

2013-09-08 05.35.44.jpg
Foto oleh: Qoid & Thomas

“Mahasuci Alloh yang menjadikan di langit gugusan bintang-bintang dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang bersinar” (QS.Al-Furqan 25:61)

Kita dapat menikmati indahnya alam semesta ini karena Alloh, indahnya matahari terbit dari timur dan perlahan bumi berputar sehingga tampaklah matahari seutuhnya yang menyinari seluruh alam semesta ini sehingga terciptalah siang hari. Dan terus berlanjut bumi berputar hingga matahari terbenam, dan hari pun mulai gelap sehingga terciptalah malam hari. Bumi terus berputar sehingga terciptalah siang dan malam, berganti hari. Detik demi detik terus berjalan sehingga terjadi pergantian waktu, hari menjadi minggu,terus berjalan menjadi bulan, dan terus berjalan menjadi tahun, tahun menjadi abad dan seterusnya. Semua itu terjadi pasti ada yang menciptakan, dan semua yang terjadi di seluruh alam ini tidak terlepas adanya peran Tuhan.

Setiap orang mempunyai kepercayaan dan keyakinan masing-masing, memeluk agama adalah hak asasi setiap orang. Dan Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, tiada Tuhan selain Alloh, dengan mengucap kalimat syahadat “Asyhadu alla illaha illalloh, wa asyhadu anna Muhammadarosululloh” mengucap dengan bersungguh-sungguh dan meyakini di dalam hati serta menjaga tauhid kepada Alloh swt.

“Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Alloh, Yang Maha Esa.
            Alloh tempat meminta segala sesuatu
            Alloh tidak beranak dan tidak pula diperanakkan
            Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia”.
            ( Al-Qur’an Surat Al-Ikhlas 112: ayat 1 sampai dengan 4).

Islam mengajarkan kedisiplinan dengan kewajiban melaksanakan sholat 5 waktu, jika kita bisa memahami bahwa sesungguhnya Islam itu indah, Islam itu tertib, Islam itu disiplin tapi lembut. Alloh Maha pemurah, karena dengan karunia-Nya kita bisa hidup dan di beri kenikmatan, seperti nikmat sehat sehingga kita bisa menjalankan segala aktifitas, dan kita mesti mensyukurinya, jadilah manusia yang pandai mensyukuri nikmat Alloh sekecil apapun itu,karena Alloh Maha Kaya dan Alloh adalah tempat kita berdoa dan meminta. Alloh Maha Pengasih dan Penyayang, Alloh menyayangi semua makhluk ciptaan-Nya, maka Alloh memberikan cobaan serta ujian hidup sebagai proses pendewasaan diri setiap umat-Nya, Dan Alloh Maha Pengampun kepada setiap hamba-Nya yang bertobat. Kekayaan yang hakiki bukan terletak pada banyaknya harta yang dimiliki akan tetapi kekayaan hati itulah yang sesungguhnya.
Alloh tempat kita bersandar, jangan pernah bersandar kepada manusia karena Alloh Maha Kuasa, dan jangan pernah menyekutukan Alloh dengan siapapun dan apapun. Manusia di ciptakan di dunia oleh Alloh untuk  bersujud dan beribadah mencari ridho Alloh swt. Dan orang yang baik adalah orang yang dapat memberi manfaat bagi orang lain dan bisa memberi contoh kebaikan kepada orang lain, menjadi suri tauladan. Dan sebai-baik orang muslim adalah orang yang mau mempelajari Al-Qur’an serta mengajarkannya kepada orang lain. Kita bisa mempelajari Al-Qur’an dimana saja, disuatu lembaga pendidikan atau di masjid-masjid, atau belajar kepada seorang ustad ataupun ustadzah, belajar itu bisa dimanapun dan kapanpun, tak terbatas oleh ruang dan waktu.

Masjid adalah tempat ibadah bagi umat islam, dan ibadah tersebut bermacam-macam bentuknya. Ibadah yang dilakukan di masjid biasanya sholat lima waktu yaitu Isya’, Subuh, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib. Selain mengerjakan sholat lima waktu bisa juga melakukan ibadah yang lainnya seperti tadarus membaca Al-Qur’an sebagai kitab suci agama Islam, bisa juga I’tikaf yaitu berdiam diri di dalam masjid dan berdoa, dalam hatinya fokus hanya mengingat Alloh, atau bisa juga mendengarkan tausiah atau ceramah seorang ustad atau yang biasa disebut dengan pengajian. Dengan mengikuti pengajian atau mendengarkan tausiah kita akan mendapat banyak ilmu pengetahuan, dan belajar itu tidak ada batasan ruang dan waktu, siapapun boleh belajar, kapanpun dan di manapun. Terlebih mempelajari ilmu agama sangat penting, karena agama yang akan menyelamatkan kita. Dengan beragama kita akan selalu mendapat petunjuk yang benar untuk menjalani hidup. Masjid juga biasa disebut rumah Alloh, dimana tempat kita untuk bertemu dengan Alloh, beribadah dan berdoa.

Seorang muslim wajib mengucapkan kalimat syahadat “ Assyhadu alla illaha Ilalloh, wa asyhadu anna Muhammadarosululloh “ yang artinya “ Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Alloh, dan saya bersaksi dengan sepenuh hati bahwa Nabi Muhammad adalah Rosul utusan Alloh swt.

Adapun rukun Islam ada 5 yaitu:
1.Membaca syahadat, seseorang yang ingin memeluk agama Islam diwajibkan membaca   kalimat syahadat, “Asyhadu alla Illaha Illalloh, wa asyhadu anna Muhammadarosululloh”.
2.Sholat, seseorang yang telah memeluk agama islam disebut seorang muslim dan wajib mengerjakan ibadah sholat 5 waktu yaitu sholat Isya’, Subuh, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib.
3.Puasa, seorang muslim setiap bulan Ramadhan di wajibkan untuk melaksanakan ibadah pusa sebulan lamanya.
4.Zakat, Seorang muslim yang mampu diwajibkan membayar zakat untuk membersihkan hartanya, karena sebagian dari harta kita bukan hak kita melainkan hak para fakir miskin ( akan tetapi seorang muslim yang miskin tidak diperbolehkan mengemis atau meminta-minta terus-menerus, karena agama Islam tidak mengajarkan mengemis).
5.Haji, Ibadah haji diwajibkan bagi seorang muslim yang mampu, mampu melaksanakan ibadah haji, dalam arti seseorang yang materinya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mempunyai harta yang lebih atau cukup untuk melaksanakan ibadah haji.



Dan adapun rukun Iman ada 6 yaitu sebagai berikut:
1.Percaya adanya Alloh
2.Iman kepada kitab Alloh yaitu Al-Qur’an
3.Iman kepada Malaikat
4.Iman kepada Rosul-rosul Alloh
5.Iman atau pecaya adanya hari kiamat
6.Iman kepada Qodhlo dan Qodar ( percaya pada takdir atau ketentuan Alloh)





Tahapan kehidupan manusia sebelum diciptakan ke dunia dan akhirnya kembali pada Alloh lagi, sebagai berikut:
*Alam arwah
Sebelum manusia diciptakan ke dunia, Alloh melakukan perjanjian ruh bahwa manusia diciptakan kedunia untuk bersujud dan beribadah, saat itu pula takdir manusia telah tertulis di Lauhmahfudz. “
*Alam rahim
Sebelum kita terlahir di dunia, kita berada didalam rahim seorang ibu, dimana tempat bertemunya sel telur dengan sel sperma dan tumbuh menjadi janin, setelah usia kandungan kurang lebih empat bulan dimana ruh ditiupkan ke dalam rahim seorang ibu, dan tumbuh menjadi seorang bayi.Itulah salah satu bukti kekuasaan Alloh yang Maha Ghaib, dan kita wajib untuk mempercayainya meski jika dinalar dengan logika kita tidak akan pernah sampai. Setelah usia kandungan berusia kurang lebih sembilan bulan sepuluh hari, seorang bayi terlahir ke dunia dengan suara tangisan yang keras. Tangisan bayi tersebut karena dia takut dengan konsekwensi perjanjian ruh sebelum diciptakan ke dunia, karena di dunia dia akan menghadapi berbagai ujian dan cobaan yang dirasa sangat berat, dan dia takut tidak bisa melalui kehidupan di dunia dengan sukses hingga kembali lagi kepada Alloh dalam keadaan suci seperti saat terlahir di dunia, yang belum mempunyai dosa.
*Alam dunia
Kehidupan di dunia yang paling berat, karena semua amal kebaikan dan amal keburukan yang akan menentukan dimana tempat kehidupan kita selanjutnya. Apakah di neraka ataukah di surga Alloh yang telah di janjikan oleh Alloh jika dia bertakwa dan taat beribadah, sanggup menjalankan perintah-perintah Alloh dan sanggup menjauhi larangan-larangan Alloh. Di dunia manusia akan mengalami segala cobaan dan godaan syetan yang sama-sama makhluk ciptaan Alloh. Syetan adalah makhluk yang sombong karena diperintahkan untuk bersujud kepada Alloh tidak mau, dan menganggap derajadnya lebih tinggi dari manusia, dan syetan selalu menggoda manusia agar tersesat dan tidak taat dan bertakwa kepada Alloh, syetan selalu menggoda manusia untuk mencari teman sebanyak-banyaknya untuk menemaninya di neraka, karena syetan akan berada dineraka kekal abadi.
“Dan (ingatlah), ketika kami berfirman kepada malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam”,lalu mereka bersujud, kecuali iblis. Ia (iblis) berkata,”Apakah aku harus bersujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”. Ia(Iblis) berkata,”Terangkanlah kepadaku,inikah yang lebih Engkau muliakan dari pada aku? Sekiranya Engkau memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil. (QS.Al-Qur’an, Al-Isra’ 17:61-62)
Maka manusia tidak boleh lengah dalam menjalani kehidupan di dunia agar nanti bisa kembali lagi di sisi Alloh, yaitu di surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai dengan air yang jernih. Untuk mendapat ridho Alloh manusia harus taat dan bertaqwa, menjalani kehidupan di dunia sesuai petunjuk  Alloh, Al-Qur’an adalah pedoman dan petunjuk hidup yang benar bagi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Alloh, karena Al-Qur’an yang akan memberi safaat pada umat yang mengamalkannya.

“ Dengan menyebut nama Alloh  Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
*Segala puji bagi Alloh, Tuhan seluruh alam
*Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
*Pemilik hari Pembalasan ( Yaumiddin , hari waktu manusia menerima pembalasan
Amalnya, baik atau buruk.Disebut juga yaumul qiyamah, yaumul hisab)
*Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami
Mohon pertolongan.
*Tunjukilah kami jalan yang lurus (jalan hidup yang benar, yang dapat membuat
hidup bahagia di dunia dan di akhirat).
*(yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan jalan
Mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
(mereka yang dimurkai, adalah mereka yang menentang ajaran Islam, mereka yang
Sesat adalah mereka yang sengaja mengambil jalan lain selain ajaran Islam).
(QS,Al-Qur’an. Al-Fatihah 1:1-7)






*Alam kubur
Setelah mengalami hidup di dunia, semua manusia pasti menglami sakaratul maut yaitu terpisahnya ruh atau jiwa dari raganya/ jasadnya. Jasad orang yang telah meninggal dunia dikubur, disinilah tempat peristirahatan sementara  atau tempat menunggu saat dibangkitkannya kembali di hari Kiamat. Keadaan jasad manusia tentu tidak sama tergantung dengan amal perbuatannya selama hidup di dunia. Jika selama hidupnya di dunia banyak melakukan dosa tentu akan mendapatkan siksa, dan jika ketika selama hidupnya di dunia banyak melakukan amal kebaikan, serta taat beribadah, dan taat pada perintah-perintah Alloh serta sanggup menjauhi segala larangan Alloh maka surga telah menantinya di akhirat nanti.
 Jika selama hidupnya rajin mengaji ikhlas Lillahita’alla hanya ingin mendapat ridho Alloh semata Insyaalloh Al-Qur’an akan selalu menemani di alam kuburnya yang sepi, sunyi senyap, dan akan menjadi penerang dalam gegelapannya.Apa yang akan dialami di alam kubur ditentukan oleh kehidupannya di dunia.

*Alam barzah atau akhirat
Setelah mengalami kehidupan di alam kubur,dan seluruh kehidupan di dunia telah binasah karena terjadi kiamat, maka pada hari itu pula semua manusia dibangkitkan kembali di Padang Mahsyar. Di situ semua manusia akan di hisab amal kebaikan dan amal keburukannya selama hidup di dunia, dan akan menerima catatan amalnya sesuai dengan kehidupannya di dunia pula.
Akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya, di akhirat itulah kehidupan yang kekal abadi, karena kehidupan di dunia hanya bersifat fana / sementara. Semoga karya tulis ini bisa menjadi renungan bagi kita semua makhluk ciptaan Alloh agar lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan di dunia yang hanya sementara. Anggap saja kehidupan kita di dunia ini sedang mencari tiket ke surga, wallohu alam bisawab. Jazakillah khoiron katsiron.

Subhanakallohumma wabihamdika
Asyhadu alla illaha illa anta
Astaghfiruka waatubu ilaik.

 TUGAS MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA
“AGAMA”
                       

D III BAHASA INGGRIS & SINEMATOGRAFI TAHUN AJARAN 2014/2015

ABA SINEMA YOGYAKARTA






“AGAMA”

Agama adalah suatu kepercayaan atau suatu keyakinan yang dianut oleh seseorang, dan manusia mengaplikasikannya dalam bentuk ibadah. Seseorang beragama, dengan kata lain seseorang tersebut meyakini dan percaya bahwa Tuhan itu ada, dan merefleksikannya dengan berdoa. Kita yakin dan percaya bahwa semua yang ada di langit dan di bumi pasti ada yang menciptakannya, yaitu Alloh. Kholiq yang artinya sang Maha pencipta alam semesta ini beserta isinya, mencakup bumi dan langit yang tak terhingga luasnya, yang tak dapat dijangkau oleh logika manusia.

2013-09-08 05.35.44.jpg
Foto oleh: Qoid & Thomas

“Mahasuci Alloh yang menjadikan di langit gugusan bintang-bintang dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang bersinar” (QS.Al-Furqan 25:61)

Kita dapat menikmati indahnya alam semesta ini karena Alloh, indahnya matahari terbit dari timur dan perlahan bumi berputar sehingga tampaklah matahari seutuhnya yang menyinari seluruh alam semesta ini sehingga terciptalah siang hari. Dan terus berlanjut bumi berputar hingga matahari terbenam, dan hari pun mulai gelap sehingga terciptalah malam hari. Bumi terus berputar sehingga terciptalah siang dan malam, berganti hari. Detik demi detik terus berjalan sehingga terjadi pergantian waktu, hari menjadi minggu,terus berjalan menjadi bulan, dan terus berjalan menjadi tahun, tahun menjadi abad dan seterusnya. Semua itu terjadi pasti ada yang menciptakan, dan semua yang terjadi di seluruh alam ini tidak terlepas adanya peran Tuhan.

Setiap orang mempunyai kepercayaan dan keyakinan masing-masing, memeluk agama adalah hak asasi setiap orang. Dan Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, tiada Tuhan selain Alloh, dengan mengucap kalimat syahadat “Asyhadu alla illaha illalloh, wa asyhadu anna Muhammadarosululloh” mengucap dengan bersungguh-sungguh dan meyakini di dalam hati serta menjaga tauhid kepada Alloh swt.

“Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Alloh, Yang Maha Esa.
            Alloh tempat meminta segala sesuatu
            Alloh tidak beranak dan tidak pula diperanakkan
            Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia”.
            ( Al-Qur’an Surat Al-Ikhlas 112: ayat 1 sampai dengan 4).

Islam mengajarkan kedisiplinan dengan kewajiban melaksanakan sholat 5 waktu, jika kita bisa memahami bahwa sesungguhnya Islam itu indah, Islam itu tertib, Islam itu disiplin tapi lembut. Alloh Maha pemurah, karena dengan karunia-Nya kita bisa hidup dan di beri kenikmatan, seperti nikmat sehat sehingga kita bisa menjalankan segala aktifitas, dan kita mesti mensyukurinya, jadilah manusia yang pandai mensyukuri nikmat Alloh sekecil apapun itu,karena Alloh Maha Kaya dan Alloh adalah tempat kita berdoa dan meminta. Alloh Maha Pengasih dan Penyayang, Alloh menyayangi semua makhluk ciptaan-Nya, maka Alloh memberikan cobaan serta ujian hidup sebagai proses pendewasaan diri setiap umat-Nya, Dan Alloh Maha Pengampun kepada setiap hamba-Nya yang bertobat. Kekayaan yang hakiki bukan terletak pada banyaknya harta yang dimiliki akan tetapi kekayaan hati itulah yang sesungguhnya.
Alloh tempat kita bersandar, jangan pernah bersandar kepada manusia karena Alloh Maha Kuasa, dan jangan pernah menyekutukan Alloh dengan siapapun dan apapun. Manusia di ciptakan di dunia oleh Alloh untuk  bersujud dan beribadah mencari ridho Alloh swt. Dan orang yang baik adalah orang yang dapat memberi manfaat bagi orang lain dan bisa memberi contoh kebaikan kepada orang lain, menjadi suri tauladan. Dan sebai-baik orang muslim adalah orang yang mau mempelajari Al-Qur’an serta mengajarkannya kepada orang lain. Kita bisa mempelajari Al-Qur’an dimana saja, disuatu lembaga pendidikan atau di masjid-masjid, atau belajar kepada seorang ustad ataupun ustadzah, belajar itu bisa dimanapun dan kapanpun, tak terbatas oleh ruang dan waktu.

Masjid adalah tempat ibadah bagi umat islam, dan ibadah tersebut bermacam-macam bentuknya. Ibadah yang dilakukan di masjid biasanya sholat lima waktu yaitu Isya’, Subuh, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib. Selain mengerjakan sholat lima waktu bisa juga melakukan ibadah yang lainnya seperti tadarus membaca Al-Qur’an sebagai kitab suci agama Islam, bisa juga I’tikaf yaitu berdiam diri di dalam masjid dan berdoa, dalam hatinya fokus hanya mengingat Alloh, atau bisa juga mendengarkan tausiah atau ceramah seorang ustad atau yang biasa disebut dengan pengajian. Dengan mengikuti pengajian atau mendengarkan tausiah kita akan mendapat banyak ilmu pengetahuan, dan belajar itu tidak ada batasan ruang dan waktu, siapapun boleh belajar, kapanpun dan di manapun. Terlebih mempelajari ilmu agama sangat penting, karena agama yang akan menyelamatkan kita. Dengan beragama kita akan selalu mendapat petunjuk yang benar untuk menjalani hidup. Masjid juga biasa disebut rumah Alloh, dimana tempat kita untuk bertemu dengan Alloh, beribadah dan berdoa.
Seorang muslim wajib mengucapkan kalimat syahadat “ Assyhadu alla illaha Ilalloh, wa asyhadu anna Muhammadarosululloh “ yang artinya “ Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Alloh, dan saya bersaksi dengan sepenuh hati bahwa Nabi Muhammad adalah Rosul utusan Alloh swt.

Adapun rukun Islam ada 5 yaitu:
1.Membaca syahadat, seseorang yang ingin memeluk agama Islam diwajibkan membaca   kalimat syahadat, “Asyhadu alla Illaha Illalloh, wa asyhadu anna Muhammadarosululloh”.
2.Sholat, seseorang yang telah memeluk agama islam disebut seorang muslim dan wajib mengerjakan ibadah sholat 5 waktu yaitu sholat Isya’, Subuh, Dzuhur, Ashar, dan Maghrib.
3.Puasa, seorang muslim setiap bulan Ramadhan di wajibkan untuk melaksanakan ibadah pusa sebulan lamanya.
4.Zakat, Seorang muslim yang mampu diwajibkan membayar zakat untuk membersihkan hartanya, karena sebagian dari harta kita bukan hak kita melainkan hak para fakir miskin ( akan tetapi seorang muslim yang miskin tidak diperbolehkan mengemis atau meminta-minta terus-menerus, karena agama Islam tidak mengajarkan mengemis).
5.Haji, Ibadah haji diwajibkan bagi seorang muslim yang mampu, mampu melaksanakan ibadah haji, dalam arti seseorang yang materinya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mempunyai harta yang lebih atau cukup untuk melaksanakan ibadah haji.



Dan adapun rukun Iman ada 6 yaitu sebagai berikut:
1.Percaya adanya Alloh
2.Iman kepada kitab Alloh yaitu Al-Qur’an
3.Iman kepada Malaikat
4.Iman kepada Rosul-rosul Alloh
5.Iman atau pecaya adanya hari kiamat
6.Iman kepada Qodhlo dan Qodar ( percaya pada takdir atau ketentuan Alloh)





Tahapan kehidupan manusia sebelum diciptakan ke dunia dan akhirnya kembali pada Alloh lagi, sebagai berikut:
*Alam arwah
Sebelum manusia diciptakan ke dunia, Alloh melakukan perjanjian ruh bahwa manusia diciptakan kedunia untuk bersujud dan beribadah, saat itu pula takdir manusia telah tertulis di Lauhmahfudz. “
*Alam rahim
Sebelum kita terlahir di dunia, kita berada didalam rahim seorang ibu, dimana tempat bertemunya sel telur dengan sel sperma dan tumbuh menjadi janin, setelah usia kandungan kurang lebih empat bulan dimana ruh ditiupkan ke dalam rahim seorang ibu, dan tumbuh menjadi seorang bayi.Itulah salah satu bukti kekuasaan Alloh yang Maha Ghaib, dan kita wajib untuk mempercayainya meski jika dinalar dengan logika kita tidak akan pernah sampai. Setelah usia kandungan berusia kurang lebih sembilan bulan sepuluh hari, seorang bayi terlahir ke dunia dengan suara tangisan yang keras. Tangisan bayi tersebut karena dia takut dengan konsekwensi perjanjian ruh sebelum diciptakan ke dunia, karena di dunia dia akan menghadapi berbagai ujian dan cobaan yang dirasa sangat berat, dan dia takut tidak bisa melalui kehidupan di dunia dengan sukses hingga kembali lagi kepada Alloh dalam keadaan suci seperti saat terlahir di dunia, yang belum mempunyai dosa.
*Alam dunia
Kehidupan di dunia yang paling berat, karena semua amal kebaikan dan amal keburukan yang akan menentukan dimana tempat kehidupan kita selanjutnya. Apakah di neraka ataukah di surga Alloh yang telah di janjikan oleh Alloh jika dia bertakwa dan taat beribadah, sanggup menjalankan perintah-perintah Alloh dan sanggup menjauhi larangan-larangan Alloh. Di dunia manusia akan mengalami segala cobaan dan godaan syetan yang sama-sama makhluk ciptaan Alloh. Syetan adalah makhluk yang sombong karena diperintahkan untuk bersujud kepada Alloh tidak mau, dan menganggap derajadnya lebih tinggi dari manusia, dan syetan selalu menggoda manusia agar tersesat dan tidak taat dan bertakwa kepada Alloh, syetan selalu menggoda manusia untuk mencari teman sebanyak-banyaknya untuk menemaninya di neraka, karena syetan akan berada dineraka kekal abadi.
“Dan (ingatlah), ketika kami berfirman kepada malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam”,lalu mereka bersujud, kecuali iblis. Ia (iblis) berkata,”Apakah aku harus bersujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”. Ia(Iblis) berkata,”Terangkanlah kepadaku,inikah yang lebih Engkau muliakan dari pada aku? Sekiranya Engkau memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil. (QS.Al-Qur’an, Al-Isra’ 17:61-62)
Maka manusia tidak boleh lengah dalam menjalani kehidupan di dunia agar nanti bisa kembali lagi di sisi Alloh, yaitu di surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai dengan air yang jernih. Untuk mendapat ridho Alloh manusia harus taat dan bertaqwa, menjalani kehidupan di dunia sesuai petunjuk  Alloh, Al-Qur’an adalah pedoman dan petunjuk hidup yang benar bagi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Alloh, karena Al-Qur’an yang akan memberi safaat pada umat yang mengamalkannya.

“ Dengan menyebut nama Alloh  Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
*Segala puji bagi Alloh, Tuhan seluruh alam
*Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
*Pemilik hari Pembalasan ( Yaumiddin , hari waktu manusia menerima pembalasan
Amalnya, baik atau buruk.Disebut juga yaumul qiyamah, yaumul hisab)
*Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami
Mohon pertolongan.
*Tunjukilah kami jalan yang lurus (jalan hidup yang benar, yang dapat membuat
hidup bahagia di dunia dan di akhirat).
*(yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan jalan
Mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
(mereka yang dimurkai, adalah mereka yang menentang ajaran Islam, mereka yang
Sesat adalah mereka yang sengaja mengambil jalan lain selain ajaran Islam).
(QS,Al-Qur’an. Al-Fatihah 1:1-7)






*Alam kubur
Setelah mengalami hidup di dunia, semua manusia pasti menglami sakaratul maut yaitu terpisahnya ruh atau jiwa dari raganya/ jasadnya. Jasad orang yang telah meninggal dunia dikubur, disinilah tempat peristirahatan sementara  atau tempat menunggu saat dibangkitkannya kembali di hari Kiamat. Keadaan jasad manusia tentu tidak sama tergantung dengan amal perbuatannya selama hidup di dunia. Jika selama hidupnya di dunia banyak melakukan dosa tentu akan mendapatkan siksa, dan jika ketika selama hidupnya di dunia banyak melakukan amal kebaikan, serta taat beribadah, dan taat pada perintah-perintah Alloh serta sanggup menjauhi segala larangan Alloh maka surga telah menantinya di akhirat nanti.
 Jika selama hidupnya rajin mengaji ikhlas Lillahita’alla hanya ingin mendapat ridho Alloh semata Insyaalloh Al-Qur’an akan selalu menemani di alam kuburnya yang sepi, sunyi senyap, dan akan menjadi penerang dalam gegelapannya.Apa yang akan dialami di alam kubur ditentukan oleh kehidupannya di dunia.

*Alam barzah atau akhirat
Setelah mengalami kehidupan di alam kubur,dan seluruh kehidupan di dunia telah binasah karena terjadi kiamat, maka pada hari itu pula semua manusia dibangkitkan kembali di Padang Mahsyar. Di situ semua manusia akan di hisab amal kebaikan dan amal keburukannya selama hidup di dunia, dan akan menerima catatan amalnya sesuai dengan kehidupannya di dunia pula.
Akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya, di akhirat itulah kehidupan yang kekal abadi, karena kehidupan di dunia hanya bersifat fana / sementara. Semoga karya tulis ini bisa menjadi renungan bagi kita semua makhluk ciptaan Alloh agar lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan di dunia yang hanya sementara. Anggap saja kehidupan kita di dunia ini sedang mencari tiket ke surga, wallohu alam bisawab. Jazakillah khoiron katsiron.

Subhanakallohumma wabihamdika
Asyhadu alla illaha illa anta
Astaghfiruka waatubu ilaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar